Bagi guru atau orang yang tidak mengetahui mengenai disleksia, mereka akan memberi cap kepada anak tersebut sebagai anak yang bodoh. Padahal, menurut Ketua Pelaksana Harian Asosiasi Disleksia Indonesia (ADI), dr Kristiantini Dewi, SpA mengatakan, disleksia merupakan kelainan genetik yang berbasis neurologis. Gangguan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kebodohan, tingkat ekonomi maupun motivasi belajar. Penyandang disleksia sebetulnya memiliki Intelegency Quotient (IQ) dalam tingkat yang normal atau bahkan di atas rata-rata. Mereka hanya mengalami kesulitan berbahasa, baik itu menulis, mengeja, membaca, maupun menghitung.

Atas apa alasan sekali pun, saya cadang cikgu stop dulu. Buat Lesson Plan untuk mengajar 1 kelas.. then execute. Bila habis kelas, buat penilaian & rumusan. InsyaAllah Pengajaran & Pembelajaran akan lebih hebat. Cikgu-cikgu boleh juga rujuk(ehem beli...) Buku Rancangan Tahunan Bacalah Anakku untuk membantu cikgu buat rancangan tahunan untuk pelajar 4, 5, 6 tahun dan juga pemulihan sekolah rendah.

×