Itulah beberapa tips belaja rmembaca untuk anak pertama kalinya supaya mengenal huruf atau abjad dengan baik. Dengan metode mengajarkan secara perlahan dengan baik maka tentu saja anak akan lebih memahami pengajaran. Disamping itu, jelaskan secara perlahan pada anak mengenai pentingnya belajar membaca dalam kehidupan ini. Dengan begitu maka anak akan lebih tertarik  untuk belajar.
Sampaikan kepada si Kecil bahwa Mam tidak menyukai perilaku merengeknya. Sebelumnya pastikan si Kecil mengetahui apa yang dimaksud dengan merengek. Jelaskan bila si Kecil ingin meminta atau menanyakan sesuatu, harus disampaikan dengan bahasa dan intonasi suara yang baik. Mam dapat memberikan contoh perbandingan “jenis” suara yang baik dan tidak baik. Katakan juga bahwa Mam tidak akan menuruti kemauannya jika si Kecil tidak menyampaikan keinginannya dengan cara yang baik tadi.
Pertama-tama, berpatokanlah pada satu buku. Saat si anak mulai menyukai sebuah kata atau kalimat, kemungkinan besar ia akan jatuh hati pada buku itu. Menurut Rayment, ini adalah cara kuat bagi anak Anda untuk selalu mengingat sebuah simbol (kata-kata). Lakukanlah penalaran berulang-ulang terhadap satu kata atau kalimat yang sudah familiar. Jangan lupa untuk selalu mengikutsertakan telunjuk Anda.
Jika kalian ingin mendapatkan hasil terbaik, maka jangan melakukan salawat sambil mengerjakan berbagai kesibukan lainnya, sambil menggunakan ponsel, melihat TV, internet dan melihat kanan dan kiri. Lakukanlah salawat dengan rasa cinta yang sejati. Meskipun demikian ketika kalian harus mengemudikan mobil dan kemudian ingatan kalian untuk menjaga salawat, hal ini diperbolehkan, dan jagalah lidah kalian untuk sibuk dengan salawat. Jika kalian dapat memfokuskan hatimu bersalawat bahkan bila hanya selama 5 atau 10 menit salawat, itu lebih baik. Dan itu merupakan penyebab terbesar untuk mencapai segala kebaikan dan segala sesuatu yang baik.
Memahami mood anak sebelum memulai belajar adalah hal wajib yang harus diperhatikan oleh para orangtua. Jangan sampai ketika sang anak sedang marah, lapar, lelah atau mengantuk kita ajak untuk belajar. Dalam kondisi seperti ini tentu anak akan sulit bahkan tidak mau untuk diajak belajar. Belajar yang menyenangkan akan sangat bergantung pada mood anak.
Balik rumah, terus buka Astro. Ada ibu-bapa, terus buka Channel 611 atau lain-lain ‘channel’ agar anak tidak mengganggu. Bagaimana kalau waktu yang singkat ini, kita baca buku bersama-sama anak. Jika dilakukan setiap hari, tanpa disuruh, anak akan ambil buku mereka dan suruh kita baca. Sejurus habis, dia akan suruh baca lagi. Memang tampak penat, tapi percayalah, penat lelah anda akan berbaloi beberapa tahun lagi.

Peran guru (prasekolah) adalah memperkenalkan sesuatu kepada anak dan menjadi jembatan. Hal ini mengingat, bahwa usia prasekolah tahap berfikirnya adalah tahap konkrit, dimana segala sesuatu itu harus ada contohnya. Misalnya, memberi contoh kerapihan, cara menyusun buku, membereskan mainan, dan lain sebagainya. Selain itu, guru juga perlu memahami usia perkembangan anak sebagai pedoman untuk membuat kurikulum.

Sampah merupakan satu hal yang seakan menjadi pemandangan “wajib” saat banjir. Terutama di musim hujan seperti sekarang. Kesadaran masyarakat akan hidup bersih memang masih kurang sampai saat ini. Masih ada saja orang-orang yang begitu asyik membuang sampah ke sungai tanpa rasa bersalah. Untuk mencegah masalah ini berkelanjutan secara terus menerus perlu diawali dari langkah yang sederhana. Salah satunya mengajak si kecil untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Kita ajak si kecil untuk membuang sampah pada tempatnya. #YukBacakanBuku "Aku belajar membuang sampah" dari Halo Balita. Semoga si kecil jadi tahu betapa pentingnya cinta terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.


Bagaimana moms? Sudahkah si kecil lancar membaca? Tapi ingat loh moms, jangan paksakan anak untuk bisa membaca dengan cepat. Meski Anda mengajarinya membaca sejak dini, biarkan semuanya berjalan natural dan selalu ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jangan lupa, penuhi hari-harinya dengan kasih sayang. Anak yang tumbuh dalam kasih sayang orangtuanya akan lebih cerdas loh moms. Itu artinya dia tak akan menemui kesulitan dalam belajar membaca. [Tri]
Kemampuan membaca si kecil akan semakin terasah, manakala Anda sering mengenalkan buku dalam setiap aktivitasnya. Anda juga perlu menciptakan suasana yang menarik agar si kecil bisa lebih semangat saat menjalani proses belajar membaca.  Setelah kenyamanan dapat Anda hadirkan, berikutnya tinggal menerapkan langkah yang mudah untuk mengajarinya. Secara lebih lengkap dapat Anda perhatikan dalam ulasan di bawah ini.
×